Membeli rumah
Kontrak Pembelian Rumah: Periksa Lengkap dari Pemesanan sampai Hari Balik Nama
Bedakan pemesanan, perjanjian akan membeli dan menjual, serta pengalihan hak, lengkap dengan pertanyaan soal kredit yang ditolak, beban hipotek, biaya, dan serah terima rumah

Pembelian rumah memiliki banyak hari penting, mulai dari hari pemesanan, hari kesepakatan akan membeli dan menjual, hari pemeriksaan rumah, sampai hari pendaftaran pengalihan hak. Jika setiap tahap memiliki tugas dan ketentuan yang jelas, pembeli dan penjual dapat menyiapkan uang, dokumen, dan serah terima dengan lebih selaras.
Setelah kontrak ditandatangani, masih ada tahap pendaftaran pengalihan hak
Jual beli properti yang bersifat final wajib dibuat secara tertulis dan didaftarkan kepada pejabat berwenang menurut Pasal 456. Karena itu, surat pemesanan atau perjanjian akan membeli dan menjual bukan bukti bahwa proses pengalihan hak milik sudah selesai.
Sebagai persiapan, bedakan dokumen yang sedang ditandatangani termasuk kesepakatan tahap mana, apa yang harus dilakukan selanjutnya, dan kapan jadwal pendaftarannya. Jangan hanya membaca judul dokumen, karena rincian yang disepakati dalam isinya juga penting.
Periksa rumah beserta dokumennya, bukan hanya nomor rumah
Minta data dokumen hak atas tanah, lalu periksa nama pemegang hak, rincian bidang tanah, dan catatan pendaftaran terkait di Kantor Pertanahan. Jika ada hipotek atau beban lain, tanyakan bagaimana mengatasinya dan siapa yang harus hadir pada hari balik nama.
Untuk rumahnya, cocokkan apa yang terlihat dengan daftar barang yang disepakati untuk dibeli, terutama bangunan tambahan, tempat parkir, dan barang yang akan dibawa pergi penjual. Jika ada keraguan soal struktur atau perizinan, minta ahli memeriksa dan tanyakan kepada instansi terkait sebelum menerima ketentuan.
Bagaimana jika kredit tidak disetujui? Bicarakan sebelum membayar
Jangan beranggapan bahwa uang pemesanan atau uang muka otomatis dikembalikan dalam setiap kasus. Jika pembelian bergantung pada kredit, sepakati ketentuannya dalam dokumen, misalnya paling lambat kapan harus diajukan, bukti hasil keputusan apa yang dipakai, dan jika plafon yang disetujui lebih rendah dari yang diinginkan, bagaimana menunda tenggat, menambah dana, atau membatalkan kesepakatan.
Contoh hal yang sebaiknya ditulis lengkap oleh penyusun kontrak adalah “Jika hasil kredit tidak sesuai dengan ketentuan yang disepakati, siapa memberi tahu siapa, dalam berapa lama, bagian uang mana yang dikembalikan, dan biaya apa yang boleh dipotong”. Rinciannya harus disesuaikan dengan pembelian tersebut. Jangan menyalin kalimat pendek lalu memakainya tanpa memeriksa seluruh kontrak.
Buat tabel jumlah uang dan tugas pada hari balik nama
Pisahkan harga jual beli, uang yang sudah dibayar, dan sisanya. Periksa cara pembayaran dengan bank dan penjual sejak awal. Jika rumah masih dibebani hipotek, koordinasikan cara pelunasan dan pendaftarannya bersama pihak terkait.
Biaya pada hari balik nama terdiri dari beberapa jenis dan kebijakannya dapat berubah menurut periode, sehingga sebaiknya minta perkiraan dari Kantor Pertanahan dan bank sesuai kasus yang sebenarnya. Lalu nyatakan dengan jelas dalam kontrak pihak mana yang menanggung item mana, tanpa menyamaratakan bahwa semuanya “ditanggung masing-masing separuh”.
- Tanggal dan tempat pendaftaran, termasuk ketentuan jika harus ditunda
- Siapa yang bertugas menyiapkan dokumen asli, surat kuasa, atau dokumen tambahan
- Jumlah pembayaran, penerima uang, dan bentuk pembayaran untuk setiap bagian
- Penanganan beban yang lama, iuran area bersama, air dan listrik, serta tanggal mulai menanggung biaya
Pisahkan pemeriksaan rumah dan serah terima agar dapat dilacak
Buat daftar pemeriksaan kondisi dan hal yang perlu diperbaiki sebelum serah terima. Nyatakan apa yang akan selesai sebelum hari balik nama, apa yang perlu diperiksa ulang, dan bukti penerimaan pekerjaannya. Pada hari serah terima, catat kunci, remote, angka meteran, dokumen garansi, dan harta benda yang termasuk dalam pembelian.
Jika menemukan masalah yang memengaruhi keputusan, sebaiknya minta ahli menilainya dan sepakati cara penyelesaiannya secara tertulis lebih dulu. Jangan hanya bergantung pada janji bahwa setelah balik nama akan kembali untuk memperbaikinya.

